Friendly Iron Education
Article Zat Besi

Tingkatkan Konsentrasimu, Tambah Asupan Zat Besi!

Prestasi menurun gara-gara kurang konsentrasi? Jangan ah! Coba cermati, bagaimana pola makanmu sehari-hari. Jangan-jangan tubuh kekurangan asupan zat besi. Segera cari solusinya sebelum berdampak lebih lanjut.

Untuk menjalankan fungsinya, tubuh kita membutuhkan asupan nutrisi yang cukup, yang berasal dari makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien merupakan zat gizi yang banyak menyumbangkan energi bagi tubuh, antara lain karbohidrat, protein, dan lemak. Sedangkan mikronutrien meskipun tubuh membutuhkan dalam jumlah sedikit (dalam satuan miligram dan mikrogram), namun memiliki peran penting. Dua mikronutrien penting ini adalah vitamin dan mineral. 

 

Kekurangan mikronutrien berdampak serius bagi kesehatan, misalnya saja kekurangan vitamin A berdampak buruk bagi kesehatan mata, atau kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia. 

 

Kurang zat besi = kurang konsentrasi

Zat besi diperlukan untuk membuat hemoglobin—protein dalam sel darah merah yang memungkinkan mereka membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika tubuh kita tidak memiliki hemoglobin yang cukup, jaringan dan otot tidak memperoleh oksigen yang cukup dan tidak mampu bekerja secara efektif. Ini mengarah pada suatu kondisi yang disebut anemia. Meskipun ada berbagai jenis anemia, anemia defisiensi besi (ADB) adalah yang paling umum terjadi di seluruh dunia. 

 

Penyebab ADB antara lain asupan zat besi yang tidak memadai karena diet yang buruk atau diet terlalu ketat, penyakit radang usus, peningkatan kebutuhan zat besi selama kehamilan dan lain-lain. Kekurangan zat besi dapat memengaruhi kualitas hidup kita, termasuk kesehatan yang buruk, gangguan konsentrasi dan produktivitas kerja.

 

Jika dibiarkan, ADB dalam jangka waktu lama berkaitan dengan gangguan kognitif berupa sulit untuk berkonsentrasi, gangguan memori, gangguan emosi dan perilaku serta gangguan motorik. Itu sebabnya kekurangan zat besi pada masa kanak-kanak lebih berbahaya, karena dapat memengaruhi prestasi anak di sekolah.

 

Makanan kaya zat besi

Meskipun tubuh dapat menyimpan zat besi, namun tidak mampu memproduksi, kita perlu mendapatkan zat besi dari makanan. Jadi, jika Anda didiagnosis menderita kekurangan zat besi, dokter mungkin menyarankan Anda untuk mengonsumsi lebih banyak makanan kaya zat besi. 

 

Sumber zat besi terbaik adalah makanan hewani, terutama daging merah dan hati sapi, ayam, bebek, kalkun, telur dan ikan.

 

Zat besi juga banyak ditemukan di makanan nabati seperti: 

  • sayuran hijau, misalnya bayam, kangkung, dan brokoli
  • lentil dan kacang-kacangan
  • biji-bijian, seperti gandum, beras merah dan sereal 
  • buah kering, misalnya kismis 

 

Selain memperhatikan asupan makan sehari-hari, cara efektif untuk meningkatkan konsentrasi dan kognitif penderita anemia adalah dengan pemberian suplemen zat besi. Berdasarkan penelitian, pemberian suplemen zat besi pada penderita anemia dapat meningkatkan intelegensia dan konsentrasi. Suplemen zat besi biasanya diberikan minimal 6 bulan atau tergantung derajat berat ringannya anemia.

 

Satu suplemen yang dapat Anda pilih adalah Maltofer. Maltofer adalah suplemen zat besi bagi mereka yang mengalami defisiensi zat besi. Dapat diberikan kepada anak-anak, remaja, dewasa, serta ibu hamil dan  menyusui. Tersedia dalam beberapa sediaan; Maltofer tablet untuk remaja dan dewasa, sirup dan drops untuk anak-anak. Anda dapat memperoleh di apotek dan toko obat terdekat di kota Anda.

 

Ayo jangan biarkan konsentrasimu hilang, dan mengusik prestasimu. Tingkatkan konsentrasimu dengan asupan zat besi yang cukup!

 

Referensi

https://www.healthline.com/nutrition/iron-deficiency-signs-symptoms

https://www.himedik.com/info/2018/12/12/113000/ini-beda-mikronutrien-dan-makronutrien-keduanya-sama-penting

https://www.healthdirect.gov.au/foods-high-in-iron

https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2700705/cara-meningkatkan-konsentrasi-untuk-penderita-anemia

https://kaltim.prokal.co/read/news/319398-tak-disadari-anemia-mengganggu-daya-ingat.html

https://www.alodokter.com/5-alasan-tubuh-anda-membutuhkan-zat-besi

https://www.honestdocs.id/maltofer

Related Article

Foto Preview Artikel Maltofer

Kebutuhan Zat Besi bagi Lanjut Usia

Besi merupakan mineral penting yang terdapat pada sel darah merah. Peran sel darah merah adalah “sel pengangkut” oksigen tubuh Anda. Kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia, di mana kondisi tubuh Anda tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Gejala umum anemia paling sering ditemui adalah kelelahan. Zat besi banyak dikandung pada sumber protein hewani, ...

0

Foto Preview Artikel Maltofer

Susu Penyebab Anemia, Mitos atau Fakta?

Kita kerap dihadapkan dengan berbagai mitos yang beredar di masyarakat, salah satunya anggapan bahwa minum susu dapat memicu terjadinya anemia. Ayo ketahui faktanya…

0

Foto Preview Artikel Maltofer

Rambut Rontok? Mungkin Anda Kekurangan Zat Besi

Resah karena rambut terus rontok seringkali membuat kita mencoba berbagai jenis produk perawatan rambut. Padahal, bisa jadi penyebab rambut rontok adalah asupan nutrisi yang kurang, terutama makanan yang mengandung zat besi. Para vegan sendiri biasanya memiliki kadar zat besi dalam darah yang rendah sehingga mereka harus mengonsumsi makanan tinggi zat besi untuk memenuhi kebutuhan zat ...

0