Friendly Iron Education
Article Zat Besi

Makanan Kaya Zat Besi untuk Balita

Kebutuhan zat besi tiap orang berbeda-beda sesuai dengan usia dan jenis kelamin. Kebutuhan zat besi bayi usia 7-11 bulann adalah 7 mg/hari dan meningkat menjadi 8-10 mg/hari pada usia 1-9 tahun. Zat besi adalah mineral penting  pada hemoglobin. Hemoglobin ditemukan dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Sangat ...

Kebutuhan zat besi tiap orang berbeda-beda sesuai dengan usia dan jenis kelamin. Kebutuhan zat besi bayi usia 7-11 bulann adalah 7 mg/hari dan meningkat menjadi 8-10 mg/hari pada usia 1-9 tahun. Zat besi adalah mineral penting  pada hemoglobin. Hemoglobin ditemukan dalam sel darah merah yang berfungsi membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh.

Sangat normal bagi anak Anda untuk melalui fase makan yang rewel. Cobalah untuk tidak khawatir jika anak Anda makan lebih banyak makanan kaya zat besi daripada yang dibutuhkannya pada satu hari dan lebih sedikit pada hari berikutnya. Yakinlah bahwa jika balita Anda umumnya memiliki diet seimbang, asupan zat besinya harus benar selama seminggu.

Untuk mencukupi kebutuhan zat besi pada anak-anak terutama balita, asupan makanan yang kaya zat besi dalam makananya sangat diperlukan. Berikut adalah makanan-makanan kaya zat besi untuk balita Anda:

  • Telur
  • Roti
  • Sereal sarapan yang diperkaya zat besi dan vitamin C.
  • Daging merah tanpa lemak, seperti daging sapi atau domba
  • Daging unggas yang gelap, seperti paha atau kaki ayam
  • Sayuran hijau gelap, seperti brokoli dan selada air
  • Kacang-kacangan, seperti kacang panggang, lentil dan kacang merah
  • Buah kering, seperti aprikot kering, sultana, dan prem.
  • Hati. Cukup mengonsumsi  hati atau produk hati seminggu sekali, karena mereka memiliki kadar vitamin A yang tinggi
  • Kacang tanah atau cincang. Jangan memberikan kacang utuh pada balita Anda, karena balita Anda beresiko untuk tersedak
  • Ikan berminyak, seperti sarden, mackerel, trout, salmon dan tuna segar. Ini juga bagus untuk perkembangan otak balita Anda. Sertakan ikan berminyak dalam makanannya seminggu sekali atau dua kali seminggu. Jangan memberi konsumsi ikan berminyak lebih sering dari ini, karena ikan berminyak mengandung sejumlah kecil racun yang dapat menumpuk seiring waktu.

Jika kebutuhan zat besi balita Anda tidak tercukupi dan kekurangan zat besi maka akan menyebabkan terjadinya anemia defisiensi besi. Konsumsi Maltofer® syrup atau Maltofer® drops untuk mengatasi dan mencegah kekurangan zat besi untuk memenuhi angka kecukupan gizi zat besi  pada balita Anda.

Sumber :

Related Article

Foto Preview Artikel Maltofer

Kekurangan Zat Besi Pengaruhi Kecerdasan dan Perilaku Anak

Tahukah Bunda? Anemia defisiensi zat besi (ADB) ternyata tidak hanya mengakibatkan seseorang mengalami lemah, lesu, letih, namun juga menyebabkan gangguan fungsi kognitif pada anak.

0

Foto Preview Artikel Maltofer

Bahaya Anemia Saat Menstruasi Pada Remaja Putri

Jika kamu seorang remaja putri, kamu membutuhkan zat besi yang cukup besar. Saat menstruasi, kamu kehilangan zat besi yang signifikan, yang dapat berujung pada anemia. Efeknya? Kamu jadi tidak fokus belajar, kurang konsentrasi dan daya pikir menurun.

0

Foto Preview Artikel Maltofer

Cara Mengetahui Kekurangan Zat Besi

Kelelahan yang tidak biasa dengan disertai rasa lemas dan kurang konsentrasi bisa menjadi gejala anemia defisiensi zat besi. Untuk membedakan dengan gejala penyakit lain, yuk kita kenali lebih jauh gejala yang timbul saat tubuh mengalami anemia defisiensi besi

0