Kamu Termasuk Wanita Aktif? Waspadai Anemia Defisiensi Zat Besi!

Sebagai perempuan modern, kita dituntut tetap aktif dalam segala kondisi. Bahkan ketika lebih banyak beraktivitas di rumah pun, kondisi tubuh yang prima akan membuat kita bisa menjalani hari dengan lebih semangat dan produktif. 

Agar gaya hidup aktif kita tak terganggu gara-gara tubuh yang mendadak lemas dan penurunan daya tahan tubuh, yuk kenali dan hindari gejala ADB! 

Mengenal ADB

ADB merupakan singkatan dari Anemia Defisiensi Besi, yaitu salah satu jenis anemia yang terjadi akibat kekurangan zat besi. Ini jelas berbahaya lho, Ladies, karena zat besi merupakan mineral penting yang wajib terpenuhi kebutuhannya untuk bisa menghasilkan sel darah merah yang sehat. 

Gejala Anemia Defisiensi Besi (ADB) yang Perlu Diwaspadai

Perempuan aktif rentan mengalami ADB dan bisa berakibat terganggunya aktivitas harian. Makanya mengenali gejala ADB penting supaya kita bisa melakukan pencegahan. Nah, berikut beberapa gejala umum ADB yang biasa terjadi:

  • Kulit pucat, merasa lemah, lesu, dan tidak bertenaga menjadi gejala pertama. Kadang hanya untuk bangun dari tempat tidur di pagi hari saja sudah terasa berat.
  • Rasa lelah luar biasa diikuti dengan sakit kepala, atau tangan dan kaki terasa dingin, bahkan ketika siang hari dan matahari sedang bersinar terik.
  • Rambut rontok dalam jumlah helai yang lebih banyak dari biasanya, kuku rapuh dan kehilangan nafsu makan. 
  • Untuk kasus ADB yang dibiarkan dan tak segera ditangani, bahkan bisa menyebabkan nyeri dada, irama jantung berdetak lebih cepat, dan nafas menjadi sesak dan terasa berat.

Beberapa pencegahan yang bisa dilakukan agar terhindar dari ADB adalah memenuhi kebutuhan asupan zat besi dalam jumlah yang cukup. Caranya, dengan mengkonsumsi berbagai menu makanan sehat yang kaya akan zat besi, seperti daging merah tanpa lemak, berbagai jenis sayuran hijau seperti bayam atau brokoli yang mengandung zat besi tinggi, tiram, tahu, berbagai jenis kacang-kacangan. Untuk lebih memastikan tercukupinya kebutuhan harian zat besi, boleh ditambahkan pula konsumsi produk sediaan zat besi yang mengandung 100 mg zat besi sebagai Iron (III)-Hydroxide Polymaltose Complex.

Referensi:

    https://hellosehat.com/kelainan-darah/anemia/anemia-defisiensi-besi/

    https://www.halodoc.com/kesehatan/anemia-defisiensi-besi

    https://www.halodoc.com/artikel/wanita-paling-rentan-kena-anemia-defisiensi-zat-besi

    https://www.alodokter.com/pentingnya-zat-besi-untuk-tubuh